Keyakinan Kunci Perjalanan
![]() |
| Lokasi : Pantai Nualunat, Kec Kot'olin, Kab Timor Tengah Selatan, NTT. |
Yang Penting Yakin
Mungkin banyak orang-orang di luar sana yang tidak mau atau belum mau melakukan beberapa hal dalam hidup mereka, entah untuk memulai atau untuk mengakhiri. Sayapun memiliki banyak hal yang belum mau saya akhiri, karena belum saya mulai. Semua ini didasarkan pada keyakinan kita masing-masing. Karena setiap orang memiliki kadar keyakinan tersendiri. Ketika kita memiliki keyakinan penuh dalam diri, kita tahu kapan kita harus memulai dan kapan kita harus berhenti, kapan kita harus pergi dan kapan kita harus pulang. Kenapa demikian?. Karena keyakinan merupakan sikap yang dimiliki dan ditunjukan seseorang dalam menjalani suatu hal. Terkadang, saya merasa kurang percaya diri saat melangkah, mungkin karena saya belum pernah merasakan atau karena baru pertama kali akan melakukan. "Yakan, hal pertama pasti berkesan sekali, jadi harus penuh keyakinan." Pikir saya. Jadi yang terpenting hati dan pikiran kita sejalan, untuk yang direncanakan berjalan. Itulah mengapa keyakinan selalu menjadi salah satu hal yang penting dalam memulai suatu perjalanan. Apalagi ketika kita baru akan pergi untuk pertama kalinya, selain persiapan yang matang harus ada keyakinan yang menjulang dalam hati dan pikiran. Tapi ketika yang dibutuhkan sudah ada kita akan sangat menikmati perjalanan itu, tidak peduli dengan siapa kita pergi atau dengan apa kita pergi. Yeahh, meski yang terpenting adalah bukan dengan apa kita pergi, tapi dengan siapa kita pergi. Namun semua akan terasa biasa kalau ada keyakinan. Ingat yah "YAKIN".
Duo Nekat
Lalu apa jadinya jika suatu perjalanan tanpa ada persiapan, main jalan saja. Ingat yang pentng yakin. Jadi kemarin, tepatnya tanggal 10 Juli 2021. Saya dan teman saya, sebut saja namanya Van. Tanpa ada persiapan, kami berdua berangkat untuk sekedar menenangkan pikiran dari kebisingan kota ke suata tempat di TTS yang viewnya itu, aduuh bagus sekali. Saya yakin yang asalnya dari TTS pasti taulah tempat yang saya maksud. Yapss, Pantai Nualunat. Saya sendiri tahu tentang pantai yang satu ini dari postingan-postingan di sosial media, dan waktu itu saya hanya bisa memandang dari postingan yang saya lihat. Karena belum sempat saja. Akhirnya kemarin saya bisa berkunjung ke sana, dengan minimnya informasi dan tidak adanya persiapan yang ada hanya keyakinan bahwa kami akan sampai. Kami berangkat dari kota Soe jam 11.00 siang ke tempat tujuan kami pantai Nualunat. Pantai ini sendiri berada di Kecamatan Kot'olin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Teman-Teman yang mau kesana jangan lama-lama berpikir, aduuh aksesnya bagus tidak yah?. Dijamin bagus, kita tidak akan sulit buat sampai kesana karna kita dimudahkan dengan akses jalan yang baik dan bisa dilewati baik mobil ataupun motor yang penting bisa bersabar buat sampai kesana karena lumayan jauh. Jarak pantai Nualunat ini dari kota Soe sekitar 62 KM atau 1 jam 54 menit perjalanan. Jika kita melewati pantai Kolbano.
![]() |
| Raja Ampat ala Timor |
Baik saya dan teman saya ini, belum pernah pergi kesana, jadi kami tidak begitu tahu di mana tepatnya letak dari pantai ini. "Pulang sajalah, masih ada waktu lain". Cetus saya. Tapi teman saya ini bilang "Jalan saja, selagi sinar matahari masih tampak". Lalu kami melanjutkan perjalanan kami, kami sempat bertanya pada salah seorang penduduk yang merespon kami dengan sangat baik. Kami diberi arahan si bapak ini dan itu masih cukup jauh katanya. Ada rasa bosan yang sempat terlintas di benak saya untuk kembali, namun lagi-lagi dikuatkan oleh si Van ini. Untungnya sepanjang jalan kesana kita akan dibuat takjub dengan keindahan dari jalur Selatan. Emang, jalur Selatan ini punya daya tariknya tersendiri, buat yang sudah kesana pasti tahulah dan yang belumpun saya doakan bisa kesana. Jangan lupa diaminkan. Tanpa sadar 30 menit berlalu dan kami belum juga sampai di sana, kami menepi dan bertanya pada seorang ibu yang menjawab kami dengan bahasa Dawan yang lugas dan jelas. "Oh,, cabangnya sebentar lagi sampai, setelah jembatan panjang". Kata si Ibu ini. Sedikit legah akhirnya ada titik terang dari perjalanan ini. 30 menit berikutnya akhirnya kami sampai di cabang masuknya, dipagar dengan kayu jalannya sedikit berbatu sekitar 500 meter kami sampai di Pantai Nualunat ini. Wuahhh, gila viewnya itu bagus sekali, kayak Raja Ampat ala Timor. Sesampainya disana ada beberapa penduduk yang melakukan aktivitas mereka seperti menjala ikan dan adapula yang sedang mengumpulkan batu. Tahulah cirikhas pantai di sana kan batuannya. Orang-orangnya ramah pemandangannya bagus tempatnya juga bersih dan asri membuat kita terpesona. Hal pertama yang kami lakukan adalah berfoto sudah pasti, buat kenang-kenangan kalau sudah pernah kesini. Sambil menyelam minum air, sambil bersantai tidak lupa berfoto. Waktu itu jam 04 sore ketika kami tiba, sedikit terlambat kaena kami berjalan sambil mencari. Tapi keindahan tempat yang satu ini mau pagi, siang atau sorepun tidak masalah, tetap bagus kok. "Huuuh, tidak sia-sia berjalan. Terbayarkan sudah". Kata teman saya.
![]() |
| Salah satu foto viewnya yang saya ambil |
Pulang
Sejauh manapun kita melangkah, tempat terbaik buat pulang adalah rumah. Betapapun bahagia ketika kami disini, lebih bahagia kalau berada dirumah sendiri. Waktu juga sudah mulai gelap kami berdua bergegas pulang. Tidak perlu lagi membersihkan tempat yang akan kami tinggalkan ini, karena sudah bersih. Dengan pemandangan langit malam yang indah dan dengan cahaya lampu motor, kami perlahan meninggalkan tempat yang yang kami cari-cari sedari tadi. Lelah bercampur legah yang menemani kami pulang kerumah tidak lupa juga membawa kenangan didalamya. Satu hal yang saya dapat dari perjalanan penuh perjuangan ini bahwa jika kita ingin memulai sesuatu, jangan lupa sertakan keyakinan didalamnya. Sudah itu saja. Believe your self. SLM
![]() |




Komentar
Posting Komentar